JAFF 2022 Resmi Digelar, Piknik Pesona yang Merupakan Antologi 10 Film Pendek Didaulat Menjadi Film Pembuka

Yofamedia.com, Yogyakarta - Sabtu, 26 November 2022, sekitar pukul 18.30 WIB, seremoni pembukaan Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) ke-17 dilaksanakan di Empire XXI dengan sambutan dari Budi Irawanto, selaku Festival President.

"Tahun ke-17 penyelenggaraan JAFF menjadi bukti konsistensi dan komitmen JAFF untuk terus mempromosikan dan mendesiminasi sinema Asia. Selain itu, pada edisi ke-17, JAFF memberi ruang yang luas para pembuat film muda mempertontonkan karya terbaiknya yang menawarkan kesegaran perspektif dan sudut pandang berbeda tentang budaya dan masyarakatnya," terang Budi.

Budi lebih lanjut menjelaskan tentang bagaimana posisi JAFF sebagai sebuah festival film yang dipandang penting oleh negara-negara Asia lainnya. Ini terbukti ada lebih dari 3000 film yang mendaftarkan diri untuk turut serta dalam festival ini, yang kemudian setelah melalui proses seleksi, terpilih sekitar 100 film dari 19 negara.

Pada sambutannya ini pula, Budi Irawanto menjelaskan, "JAFF ini lahir dari semangat berkomunitas, sehingga semangat tersebut akan terus dibawa dan dijaga. Oleh terima kasih pada para volunteer. karena JAFF bisa berjalan hingga tahun ke-17 ini berkat peran mereka."

"Piknik Pesona" yang merupakan sebuah antologi sepuluh film pendek karya sepuluh sutradara muda berbakat yang menceritakan berbagai kisah dari seluruh Indonesia produksi Vision+ dan Palari Films terpilih menjadi film pembuka gelaran JAFF ke-17 ini. Sepuluh cerita yang disajikan film ini memperlihatkan keberagaman budaya di Indonesia dari berbagai sudut pandang dan genre cerita.

Kesepuluh film tersebut berjudul (s)Aya karya Aditya Ahmad, Bakmi Bangka Heri karya Winnie Benjamin, Evakuasi Mama Emola karya Anggun Priambodo, Gedang Renteng karya Gianni Fajri, Golden Age karya M Reza Fahriyansyah, Jus Nanas Kue Lapis karya Ariani Darmawan, Marsiti dan Sapi-Sapi karya Wisnu Surya Pratama, Pecel Kronikel karya Gugun Arief, Percakapan Kecil karya Tumpal Tampubolon, dan Uma de Raffa karya Abe.

Tak main-main karena beberapa film pendek yang disebutkan di atas telah mendapat apresiasi di dunia internasional. (s)Aya dan Bakmi Bangka Heri atau A Trip to Bangka juga berkompetisi di program Asia Short Film Competition di Sundance Film Festival Asia 2022.

Kabar baiknya, film Evakuasi Mama Emola atau dalam judul internasional Evacuation of Mama Emola karya Anggun Priambodo mendapatkan penghargaan Jury Prize for Best Short Film di Sundance Film Festival Asia 2022 yang merupakan penghargaan untuk kompetisi program Asia Short Film Competition. 

Evakuasi Mama Emola bercerita tentang Julius, seorang tahanan yang sedang menjalankan masa tahanannya, diijinkan pulang sementara untuk membantu evakuasi Mama Julius di kampung yang terancam bahaya Tsunami dengan dikawal oleh Nuri, sipir penjara perempuan yang baru ditugaskan dari Jawa. Perjalanan keduanya membuka mata mereka pada banyak hal terutama tentang orang-orang yang suka memanfaatkan situasi tragedi untuk kepentingan mereka.

Antusiasme masyarakat atas pembukaan JAFF ini terlihat dengan membludaknya para penonton film pembuka, yang tercatat memenuhi kelima studio Empire XXI, Yogyakarta.

Dengan telah dibukanya gelaran JAFF semalam, maka untuk 7 hari ke depan diharapkan masyarakat dapat turut berfestival, bersuka ria, dan merayakan film-film Asia terpilih yang ditayangkan di kota Yogyakarta ini.

Untuk diketahui, susunan acara harian JAFF 2022 terbagi menjadi beberapa bagian, yaitu acara utama penayangan film, special program, forum komunitas (community forum), dan EMPIRE XXI. Special program akan digelar di LPP Yogyakarta dengan agenda JAFF Education dan Talks. JAFF Education adalah lokakarya yang berkaitan dengan perfilman. 

Sementara itu, Talks adalah kegiatan diskusi dengan tema perfilman. Special program kali ini mengusung tema menarik yang jarang dibicarakan yaitu "Film Subtitling" dan "Film Publicist". Forum komunitas dimaksudkan sebagai ruang diskusi untuk menumbuhkan dan menghidupkan komunitas film di Indonesia. Pada JAFF 2022, terdapat 5 layar komunitas yang khusus menayangkan film pendek.

Di bioskop Empire XXI sendiri terdapat beberapa kegiatan yang diagendakan, mulai dari kelas merajut hingga kompetisi pingpong. Di samping itu, pihak penyelenggara juga menyuguhkan berbagai pertunjukan untuk untuk memeriahkan JAFF 17. [Budi Prasetyo]






0/Comments = 0 Text / Comments not = 0 Text

Lebih baru Lebih lama
YofaMedia - Your Favourite Media
Ads2