Yofamedia.com, Jakarta - Film horor religi "Munafik: Melawan Iblis" resmi membuka perjalanan promosinya dengan merilis poster perdana di TangCity Mall XXI, Jumat (17/7/2026). Film garapan Guntur Soeharjanto tersebut akan hadir di layar bioskop Indonesia mulai 3 September 2026.
Mengadaptasi film horor religi Malaysia "Munafik", versi Indonesia membawa pendekatan baru melalui latar cerita, karakter, serta konflik yang disesuaikan dengan kondisi masyarakat Indonesia. Film ini tidak hanya mengangkat unsur teror gaib, tetapi juga menghadirkan persoalan keluarga dan pergulatan batin manusia.
Dalam film ini, Arya Saloka berperan sebagai Ustaz Adam, seorang peruqyah yang memilih berhenti melakukan rukiah setelah kehilangan orang terdekat. Keadaan tersebut berubah ketika ia kembali dihadapkan pada gangguan gaib yang berkaitan dengan seseorang bernama Fitri.
Acha Septriasa yang memerankan salah satu karakter utama mengaku antusias terlibat dalam film tersebut. Ia menyebut proses menuju perilisan poster telah dipersiapkan selama beberapa bulan dan menjadi pengalaman baru karena merupakan film horor pertamanya.
"Hari ini kita merayakan momen yang sangat penting. Sudah sekitar tujuh bulan sejak proses menuju perilisan poster. Saya sangat bangga karena ini proyek yang sangat besar, apalagi ini menjadi film horor pertama saya," ujar Acha.
Menurut Acha, kekuatan cerita "Munafik: Melawan Iblis" tidak hanya terletak pada adegan menyeramkan. Film ini juga menggambarkan perjalanan manusia saat menghadapi kehilangan, rasa putus asa, hingga ujian terhadap keimanan.
"Film ini bercerita tentang bagaimana manusia menghadapi godaan setan. Saat seseorang merasa putus asa, hidupnya seperti berhenti, bahkan ibadah kepada Allah mulai ditinggalkan. Ketika Fitri kehilangan semangat hidupnya, Ustaz Adam hadir untuk menolongnya," kata Acha.
Produser Oswin menjelaskan, pengerjaan film tersebut membutuhkan waktu panjang, terutama pada tahap pascaproduksi. Berbagai elemen seperti penyuntingan gambar, efek visual, tata suara, dan musik harus dikerjakan secara detail untuk menghasilkan kualitas terbaik.
"Kami selesai syuting pada bulan Desember, tetapi proses post-production memang lama karena editing, CGI, sound, hingga musik cukup rumit. Kami ingin memastikan yang ditonton penonton adalah versi terbaik dari 'Munafik'," ungkap Oswin.
Sutradara Guntur Soeharjanto menilai film ini menjadi salah satu proyek dengan tantangan terbesar yang pernah ia kerjakan. Ia mengatakan "Munafik: Melawan Iblis" menghadirkan perpaduan antara horor, drama keluarga, dan konflik spiritual.
"Ini salah satu film horor terbaik yang pernah saya kerjakan. Tantangannya sangat besar. Film ini akan sangat kompleks, bukan hanya menghadirkan horor, tetapi juga drama keluarga dan konflik spiritual. Semoga bisa dinikmati oleh seluruh penonton," ujar Guntur.
Film ini turut dibintangi sejumlah aktor dan aktris seperti Arya Saloka, Acha Septriasa, Dimas Aditya, Nova Eliza, Donny Damara, Faqih Alaydrus, Annisa Hertami, Izabel Jahja, Widi Dwinanda, serta Oce Permatasari. [Lia]

Posting Komentar