Yofamedia.com, Jakarta - Maxim resmi menyalurkan Bonus Hari Raya (BHR) kepada lebih dari 50 ribu mitra pengemudi yang tersebar di lebih dari 100 kota di Indonesia. Penyaluran tersebut menjadi bentuk apresiasi perusahaan atas kontribusi dan dedikasi para mitra dalam mendukung layanan transportasi berbasis aplikasi.
Penyerahan BHR berlangsung di Kantor Pusat Maxim, Jakarta, pada Selasa (10/03). Kegiatan itu turut dihadiri perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Ketenagakerjaan, serta Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
Development Director Maxim Indonesia, Dirhamsyah, mengatakan penyaluran Bonus Hari Raya merupakan bentuk penghargaan perusahaan kepada mitra pengemudi yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan dan perkembangan Maxim di Indonesia.
“Penyerahan Bonus Hari Raya ini merupakan wujud apresiasi kami kepada mitra pengemudi yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan dan perkembangan Maxim di Indonesia. Kami berharap dukungan ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi sekaligus memperkuat hubungan baik yang telah terjalin selama ini,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan, jumlah penerima Bonus Hari Raya pada tahun ini meningkat signifikan seiring pertumbuhan perusahaan di berbagai wilayah Indonesia. Dalam beberapa waktu terakhir, Maxim disebut terus melakukan ekspansi dengan membuka cabang baru secara masif hingga kini memiliki lebih dari 350 cabang di seluruh Indonesia. Pertumbuhan itu, kata dia, juga diikuti peningkatan jumlah pengemudi aktif di berbagai kota.
Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Indah Anggoro Putri, menilai langkah tersebut sebagai bentuk kepedulian sektor swasta terhadap mitra pengemudi yang memegang peran penting dalam layanan transportasi berbasis aplikasi.
“Kami melihat langkah ini sebagai bentuk perhatian yang baik dari private sector terhadap para mitra pengemudi yang berperan penting dalam mendukung layanan transportasi berbasis aplikasi. Kami berharap inisiatif seperti ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi para pekerja di sektor ekonomi digital,” katanya.
Pandangan serupa juga disampaikan Asisten Deputi Peningkatan Produktivitas dan Pengembangan Ekosistem Ketenagakerjaan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Chairul Saleh.
Ia menyebut pemerintah mendorong terciptanya ekosistem ketenagakerjaan yang adaptif dan berkelanjutan, sehingga program seperti ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi sekaligus memperkuat hubungan kemitraan.
“Pemerintah mendorong terciptanya ekosistem ketenagakerjaan yang adaptif dan berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi sekaligus memperkuat hubungan kemitraan,” ucapnya.
Maxim menjelaskan, pemberian BHR dilakukan berdasarkan sejumlah indikator, mulai dari tingkat produktivitas dalam aplikasi, kualitas layanan kepada pengguna, hingga kepatuhan terhadap peraturan perusahaan. Penilaian tersebut diterapkan secara individual dengan mempertimbangkan kinerja dan tingkat aktivitas masing-masing pengemudi agar penyaluran berjalan objektif dan tepat sasaran.
Selain menyalurkan Bonus Hari Raya, Maxim juga menggulirkan sejumlah program dukungan lain selama Ramadan. Salah satunya ialah program potongan aplikator sebesar nol persen bagi mitra pengemudi penyandang disabilitas sebagai bentuk dukungan terhadap terciptanya kesempatan kerja yang lebih inklusif.
Tak hanya itu, perusahaan transportasi daring tersebut juga membagikan bantuan sembako dan hampers Lebaran kepada mitra pengemudi di lebih dari 55 kota di Indonesia sepanjang bulan Ramadan. Program itu menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk mempererat hubungan kemitraan sekaligus memberi dukungan kepada para mitra.
Direktur Angkutan Jalan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Muiz Thohir, turut mengapresiasi langkah Maxim dalam memberikan perhatian kepada mitra pengemudi sebagai bagian dari ekosistem transportasi berbasis aplikasi.
“Kami mengapresiasi langkah perusahaan yang memberikan perhatian kepada mitra pengemudi sebagai bagian dari ekosistem layanan transportasi berbasis aplikasi. Hal ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kesejahteraan mitra pengemudi dan menjaga keberlanjutan sektor transportasi daring,” ujar Muiz. [Lia]
Posting Komentar