APKELINDO Resmi Hadir, Dorong Tata Kelola Kemitraan dan Lisensi yang Lebih Berkeadilan

Yofamedia.com, Jakarta - Di tengah laju pertumbuhan bisnis berbasis kemitraan dan lisensi di Indonesia, kebutuhan akan sistem tata kelola yang sehat dan berorientasi jangka panjang kian terasa. Menjawab kebutuhan itu, Asosiasi Pengusaha Kemitraan dan Lisensi Indonesia (APKELINDO) resmi hadir sebagai ruang kolaborasi, pembinaan, serta penguatan ekosistem kemitraan nasional.

APKELINDO didirikan pada 29 Oktober 2025 dan berkantor pusat di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan. Asosiasi ini terbentuk dari kesadaran para pelaku usaha bahwa industri kemitraan tidak bisa terus berjalan tanpa standar, tanpa pendampingan memadai, dan tanpa forum strategis yang mampu menjembatani kepentingan pemilik merek, mitra, serta pemangku kebijakan.

Selama satu dekade terakhir, kemitraan dan lisensi disebut menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi, melahirkan banyak merek baru sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja. Namun, para pelaku industri juga menyoroti tantangan yang masih sering muncul, seperti ketimpangan informasi, lemahnya pendampingan bagi mitra, hingga perbedaan pemahaman soal penerapan kemitraan yang adil dan berkelanjutan. APKELINDO menempatkan diri untuk mengisi ruang-ruang tersebut.

Pembentukan asosiasi ini, menurut para pendiri, lahir dari rangkaian diskusi panjang dan refleksi pengalaman di lapangan. Mereka sepakat Indonesia membutuhkan asosiasi yang tidak hanya menjadi tempat berhimpun, tetapi juga penjaga nilai, standar, dan etika di industri kemitraan dan lisensi.

Dalam forum pendirian, anggota secara mufakat menunjuk Muhtar Ismanto sebagai Ketua Umum APKELINDO, dengan pertimbangan rekam jejaknya di industri kemitraan dan lisensi lintas sektor. Muhtar menyampaikan bahwa asosiasi ini dibentuk untuk memperkuat fondasi industri yang berkembang cepat, namun belum selalu ditopang sistem yang kokoh. 

“APKELINDO lahir dari kebutuhan nyata di lapangan. Kami melihat industri ini tumbuh cepat, tetapi belum sepenuhnya ditopang oleh sistem yang kuat. Melalui asosiasi ini, kami ingin membangun fondasi yang sehat bagi seluruh pelaku usaha kemitraan,” ujar Muhtar Ismanto.

Struktur organisasi juga diperkuat dengan kehadiran Venjii Hernando sebagai Dewan Pembina. Peran tersebut diharapkan memberi panduan strategis, perspektif kebijakan, serta arah jangka panjang bagi organisasi.

Saat diresmikan, APKELINDO telah menghimpun 17 perusahaan besar di Indonesia sebagai anggota pendiri dari berbagai sektor, mulai kuliner, ritel, jasa, hingga bidang pendukung lainnya. Keanggotaan disebut terbuka dan inklusif. Mulai awal Januari 2026, pendaftaran anggota baru akan dibuka, lalu dilanjutkan secara berkala setiap kuartal untuk menjaga kualitas sekaligus memastikan pertumbuhan organisasi berjalan terukur.

APKELINDO menegaskan bahwa manfaat keanggotaan tidak berhenti pada jejaring bisnis. Asosiasi menyiapkan pendampingan dari pengusaha senior, bantuan hukum dan perpajakan, akses harga terbaik untuk kebutuhan usaha (mulai perlengkapan, bahan baku, jasa kontraktor, hingga vendor), serta database calon mitra yang dikurasi untuk mempertemukan pemilik usaha dengan mitra potensial. 

Venjii menekankan orientasi asosiasi ini adalah manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh anggota. “Kami ingin memastikan bahwa setiap anggota benar-benar merasakan nilai tambah dari keanggotaan APKELINDO. Manfaatnya harus nyata, bisa dirasakan, dan berdampak langsung pada pengembangan usaha,” kata Venjii Hernando.

Selain memperkuat layanan untuk anggota, APKELINDO juga membawa misi lebih luas, yakni berkontribusi dalam penyempurnaan sistem kemitraan dan lisensi di Indonesia. Agenda yang disebutkan meliputi penyusunan rekomendasi praktik terbaik, peningkatan literasi kemitraan, serta dialog konstruktif dengan pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dan regulator, agar kebijakan yang lahir mendukung pertumbuhan industri secara berkelanjutan.

APKELINDO turut menautkan langkahnya dengan isu penguatan UMKM. Asosiasi memandang kemitraan yang sehat dapat mempercepat UMKM naik kelas, memperluas pasar, dan meningkatkan daya saing. 

Dengan pendekatan kolaboratif, APKELINDO menargetkan pertumbuhan bisnis tidak hanya menguntungkan pemilik merek, tetapi juga mitra serta pelaku UMKM yang berada dalam ekosistem. [Lia] 

0/Comments = 0 Text / Comments not = 0 Text

Lebih baru Lebih lama
YofaMedia - Your Favourite Media
Ads2