Catatan dan Evaluasi Akhir Tahun KSPI Mengenai TKA, PHK, Upah Dan Daya Beli, BPJS Kesehatan, Outsourcing, Pemagangan dalam Perspektif Pilpres dan Pileg 2019

Yofamedia.com, Jakarta - Isu perburuhan ditahun 2018 adalah masalah penyerapan lapangan kerja baru sebanyak 10 juta selama lima tahun tidak tercapai, menurut catatan di Industri hal itu tidak berdampak banyak, mungkin yang terjadi adalah penyerapan tenaga kerja diproyek padat karya. Fakta dilapangan justru banyak PHK besar-besaran, ada 4 gelombang yang tercatat di data KSPI yaitu: gelombang pertama ditahun 2015 sebanyak 75 ribu orang yang tidak terekspose oleh media.

Gelombang kedua ditahun 2016 yang terkena PHK ada 100 ribu, antara Januari hingga April 2018. Gelombang ketiga yang terpukul adalah industri ritel, pertambangan, garmen juga industri farmasi & kesehatan.

Gelombang keempat yang terpukul di industri garmen, juga masuknya baja dari Cina sehingga memukul industri Nasional yang mengakibatkan PHK di industri tersebut. Oleh karena itu KSPI berkesimpulan bahwa pemerintah telah gagal mengadakan pengadaan lapangan pekerjaan juga mensejahterahkan kaum pekerja ujar Ketua KSPI Said Iqbal dalam diskusi yang berlangsung di Hotel Mega Proklamasi tersebut.

Prediksi di tahun 2019 di Indonesia akan kehilangan 32 juta lapangan pekerjaan. Terutama berkembangnya digital ekonomi yang mengancam pekerja dibidang ritel juga disemua sektor yang beralih ke digital ekonomi. Masih menurut Said Iqbal, harus ada regulasi dalam menghadapi revolusi industri yang diperkirakan akan mengancam tenaga kerja dunia yang diperkirakan terkena PHK sebesar 300juta orang. KSPI menduga akan ada gelombang PHK besar-besaran gelombang kelima terutama dalam menghadapi revolusi industri keempat.

Masih menurut Said Iqbal BPJS kesehatan mengalami kegagalan karena hampir tiap tahun defisit, hak sehat adalah hak rakyat, jika BPJS gagal maka kedepan nya tidak ada yang bisa menjamin biaya kesehatan bagi masyarakat. Satu-satu nya cara agar tidak defisit maka BPJS mengurangi manfaat dari BPJS tersebut. [Lia]

0/Comments = 0 Text / Comments not = 0 Text

Lebih baru Lebih lama
YofaMedia - Your Favourite Media
Ads2