Pendalaman Karakter Jadi Kunci Horor Emosional dalam Film "Rambut Sewu: Satu Langkah Getih"

Yofamedia.com, Jakarta - Para pemain "Rambut Sewu: Satu Langkah Getih" membagikan pengalaman mereka dalam membangun karakter yang menjadi bagian penting dalam perjalanan cerita. Yusuf Mahardika sebagai Damar dan Wavi Zihan sebagai Wulan-Sundari mengungkap tantangan menghadirkan sosok yang harus menghadapi misteri, ketakutan, hingga konflik batin dalam film horor tersebut.

Sebagai Damar, Yusuf Mahardika melihat karakternya bukan sekadar pelengkap cerita. Damar menjadi salah satu sosok yang membantu membuka lapisan misteri yang dialami Wulan ketika rahasia masa lalu mulai terungkap.

"Perjalanan karakter Damar menjadi bagian penting dalam kisah "Rambut Sewu: Satu Langkah Getih" karena dia bukan hanya hadir sebagai pelengkap cerita, tetapi menjadi salah satu sosok yang membantu membuka lapisan misteri yang terjadi," ujar Yusuf.

Ia menambahkan, perjalanan Damar juga memperlihatkan bagaimana seseorang harus menghadapi rasa takut, konflik batin, serta pilihan sulit ketika berada di tengah kutukan yang terus membayangi.

Sementara itu, Wavi Zihan menghadapi tantangan berbeda saat memerankan Wulan-Sundari. Ia harus menggambarkan karakter Wulan yang mampu merasakan kehadiran hal mistis, tetapi memilih memendam ketakutannya demi menjaga perasaan sang ibu.

"Untuk membangun karakter Wulan, tantangannya adalah bagaimana menggambarkan sosok yang mampu merasakan kehadiran hal-hal mistis, tetapi tetap berusaha menyembunyikan ketakutan tersebut demi menjaga perasaan ibunya," kata Wavi.

Menurut Wavi, konflik Wulan lebih banyak disampaikan melalui ekspresi, gestur, dan bahasa tubuh karena karakter tersebut bukan sosok yang mudah mengungkapkan apa yang dirasakan.

Selain itu, Wavi juga harus menghadirkan perbedaan antara karakter Wulan dan Sundari. Tantangan tersebut muncul ketika ia perlu menunjukkan perubahan karakter dalam berbagai situasi, termasuk saat Wulan mengalami gangguan supranatural dengan pendekatan yang tetap terasa halus.

"Selain menghadapi teror dan misteri masa lalunya, tantangan lainnya adalah memerankan dua karakter yang memiliki sisi berbeda, yaitu Wulan dan Sundari. Saya juga harus membangun perbedaan dalam setiap adegan, termasuk ketika Wulan mengalami kerasukan oleh beberapa makhluk dengan perubahan yang tetap terasa meski dilakukan secara halus," ungkap Wavi.

Untuk memperkuat karakter Wulan, Wavi melakukan pendalaman melalui diskusi bersama sutradara dan proses reading. Dari proses tersebut, ia menciptakan sejumlah gestur kecil yang menjadi ciri khas Wulan, seperti memegang leher ketika merasakan sesuatu yang janggal atau menyentuh hidung saat menangkap perubahan suasana di sekitarnya.

Melalui karakter Damar, Wulan, dan Sundari, "Rambut Sewu: Satu Langkah Getih" menghadirkan kisah horor yang tidak hanya menghadirkan teror supranatural, tetapi juga perjalanan emosional para karakter dalam menghadapi rahasia dan kutukan masa lalu.

Film ini dibintangi oleh Taskya Namya sebagai Marni, Wavi Zihan sebagai Wulan-Sundari, dan Yusuf Mahardika sebagai Damar. Film ini juga diperkuat oleh deretan pemain seperti Donny Alamsyah sebagai Suradi, Sadana Agung sebagai Tedjo, Bonar Manalu sebagai Bonar, Yewen sebagai Pieter, Ivonne Dahler sebagai Minarti, serta Ihsan Tarore sebagai Ustaz.

Dengan perpaduan horor, misteri, dan drama emosional, "Rambut Sewu: Satu Langkah Getih" menghadirkan perjalanan menegangkan tentang rahasia masa lalu, kutukan, serta perjuangan para karakter dalam menghadapi teror yang terus membayangi. Film ini dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 5 November 2026. [Lia]

0/Comments = 0 Text / Comments not = 0 Text

Lebih baru Lebih lama
YofaMedia - Your Favourite Media
Ads2