LiuGong Finance dan SGMW Multifinance Perkuat Kolaborasi Pembiayaan di Indonesia

Yofamedia.com, Jakarta - PT LiuGong Finance Indonesia (LFI) dan PT SGMW Multifinance Indonesia resmi menjalin kemitraan strategis melalui Strategic Business Collaboration Program. Kerja sama ini menjadi langkah kedua perusahaan untuk memperkuat layanan pembiayaan, memperluas peluang bisnis, dan membangun ekosistem industri yang lebih terintegrasi di Indonesia.

Kemitraan tersebut mempertemukan dua perusahaan pembiayaan captive yang memiliki basis bisnis berbeda. LiuGong Finance bergerak dalam dukungan pembiayaan alat berat, sementara SGMW Multifinance Indonesia berfokus pada pembiayaan otomotif untuk merek Wuling dan MG.

Meski berada di sektor berbeda, kedua perusahaan menilai terdapat banyak ruang sinergi. Mulai dari solusi pembiayaan, penguatan manajemen risiko, pengembangan digital, perluasan jaringan, hingga peningkatan layanan bagi pelanggan dan dealer.

Zhao Lei, President Director of LiuGong Finance Indonesia, mengatakan kerja sama ini bukan sekadar agenda seremonial. Menurut dia, kolaborasi tersebut menjadi tonggak penting yang dibangun dari kesamaan visi, kepercayaan, dan komitmen jangka panjang.

“Hari ini bukan hanya sebuah seremoni. Ini merupakan sebuah milestone yang terbentuk dari hubungan dan visi yang sama,” ujar Zhao Lei di Harris Hotel, Senin (11/5).

Zhao Lei menjelaskan, LiuGong Finance dan SGMW Multifinance memiliki latar belakang kuat sebagai bagian dari ekosistem bisnis Tiongkok yang terus menunjukkan komitmen investasi di Indonesia. Keduanya juga memiliki misi serupa, yaitu menghadirkan layanan pembiayaan yang profesional, andal, dan berkelanjutan.

Ia menilai, kolaborasi ini dapat memperkuat posisi kedua perusahaan dalam mendukung kebutuhan pelanggan. Terutama bagi pelaku usaha yang membutuhkan akses pembiayaan produktif di sektor alat berat, otomotif, dan industri pendukung lainnya.

“Keuangan tidak hanya memberikan pendanaan. Lebih penting lagi, keuangan seharusnya menjadi mesin yang menghubungkan sumber daya industri, mendukung pelanggan, memperkuat jaringan, dan mengembangkan ekosistem yang berkelanjutan,” kata Zhao Lei.

Menurut dia, dukungan ekosistem keuangan dari Sinar Mas Group juga memberi nilai strategis bagi kerja sama ini. Fondasi tersebut dinilai dapat membuka peluang sinergi yang lebih luas, termasuk pertukaran pengetahuan dan pengembangan pasar di masa mendatang.

Sementara itu, Xue Zhigang, President Director of SGMW Multifinance Indonesia, menyampaikan bahwa kerja sama antara SGMW dan LiuGong tidak dimulai pada hari penandatanganan program tersebut. Ia menyebut hubungan kedua pihak telah terbangun sejak beberapa tahun sebelumnya.

“Kisah kerja sama ini sebenarnya tidak dimulai hari ini. Kerja sama pertama kami dengan LiuGong telah dimulai sejak 2022,” ujar Xue Zhigang.

Ia mengatakan, kerja sama yang sudah berjalan selama empat tahun menjadi dasar penting bagi kedua perusahaan untuk memperluas kemitraan. Hubungan tersebut membangun kepercayaan, pemahaman bisnis, dan pola kerja sama yang dapat menjadi contoh bagi perusahaan Tiongkok di Indonesia.

Xue Zhigang menyebut dukungan pembiayaan terhadap ekosistem LiuGong menunjukkan perkembangan positif. Pada tahap awal, kontribusi bisnis berada di kisaran 15 persen. Angka tersebut kemudian meningkat menjadi sekitar 50 persen pada tahun lalu.

“Kerja sama kami dengan LiuGong Finance berjalan sangat baik. Volume pelanggan, kualitas pelanggan, dan perlindungan aset menunjukkan hasil yang positif bagi bisnis pembiayaan kami,” katanya.

Menurut dia, kolaborasi ini membuka peluang layanan yang lebih luas. Tidak hanya untuk pelanggan alat berat, tetapi juga bagi pelanggan otomotif, termasuk pada segmen kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).

Ia menambahkan, sinergi antara perusahaan pembiayaan dapat memperkuat akses pelanggan terhadap produk industri. Dengan dukungan bersama, kedua perusahaan dapat menghadirkan pembiayaan yang lebih lengkap bagi pelanggan komersial maupun ritel.

“Ke depan, kerja sama ini dapat berkembang lebih luas. Kami dapat melayani pelanggan bersama, termasuk dalam pengembangan kendaraan listrik dan produk baru,” ujar Xue Zhigang.

Dalam kesempatan yang sama, Suwandi Wiratno, Chairman of APPI, mengapresiasi kolaborasi LiuGong Finance Indonesia dan SGMW Multifinance Indonesia. Ia menilai industri pembiayaan membutuhkan kerja sama yang sehat untuk menghadapi tekanan pertumbuhan dan perubahan pasar.

“LiuGong dan Wuling telah menunjukkan tanda kolaborasi yang sangat baik. Kita ingin bekerja bersama untuk membuat industri ini tetap sehat,” kata Suwandi.

Suwandi menjelaskan, industri pembiayaan di Indonesia telah berkembang sejak 1975. Pada awalnya, industri ini berfokus pada bisnis leasing. Kini, layanan pembiayaan semakin luas, mulai dari pembiayaan kendaraan, investasi, modal kerja, hingga multiguna.

Ia menilai kehadiran perusahaan pembiayaan joint venture dari berbagai negara, termasuk Tiongkok, memberi warna baru bagi industri pembiayaan nasional. Menurut dia, perusahaan asal Tiongkok kini mulai memainkan peran penting dalam sektor kendaraan listrik dan alat berat.

“Industri ini sedang menghadapi banyak perubahan. Kita melihat kendaraan listrik, alat berat, dan teknologi mesin dari Tiongkok akan semakin banyak masuk ke Indonesia,” ujar Suwandi.

Suwandi juga menyinggung kondisi industri pembiayaan yang masih menghadapi tantangan. Setelah tumbuh kuat pada 2022 dan 2023, industri mulai merasakan tekanan pada 2025. Meski demikian, ia tetap optimistis industri pembiayaan dapat kembali tumbuh pada 2026.

“Pada 2026, kami memulai tahun ini dengan optimisme bahwa industri dapat tumbuh sekitar 6 sampai 8 persen. Meski tantangannya besar, kerja sama strategis seperti ini dapat menjadi dorongan positif,” katanya.

Sebagai bagian dari ekosistem LiuGong Indonesia, LFI berfokus menyediakan solusi pembiayaan yang fleksibel dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan serta dealer di seluruh Indonesia. Perusahaan itu juga menegaskan komitmen untuk menjalankan bisnis secara profesional, prudent, dan berkelanjutan.

Di sisi lain, SGMW Multifinance Indonesia memiliki kapabilitas dalam pengembangan pasar, perluasan jaringan dealer, dan pembiayaan otomotif untuk merek Wuling dan MG yang berada di bawah grup otomotif SAIC. Perusahaan tersebut juga mendukung peningkatan adopsi kendaraan elektrifikasi di Indonesia.

Melalui kemitraan ini, LFI dan SGMW Multifinance Indonesia berharap dapat memperluas peluang pasar, memperkuat hubungan dengan dealer dan pelanggan, serta menciptakan nilai tambah di seluruh ekosistem bisnis LiuGong.

Perwakilan manajemen menyampaikan, kerja sama ini menjadi awal dari model kemitraan berkelanjutan yang dibangun atas dasar kepercayaan, transparansi, dan komitmen jangka panjang.

Dengan menggabungkan kekuatan, pengalaman, jaringan, dan dukungan ekosistem keuangan masing-masing pihak, kedua perusahaan optimistis kolaborasi ini dapat memberi kontribusi positif bagi industri pembiayaan, alat berat, otomotif, dan elektrifikasi di Indonesia. [Lia]

0/Comments = 0 Text / Comments not = 0 Text

Lebih baru Lebih lama
YofaMedia - Your Favourite Media
Ads2