CEO J&T Express Robin Lo menilai tren kenaikan pengiriman dari tahun ke tahun mengindikasikan minat belanja online masyarakat masih tinggi. Menurutnya, situasi ini berpengaruh langsung pada kebutuhan layanan logistik, sehingga perusahaan terus mengoptimalkan proses operasional agar pengiriman tetap aman, tepat waktu, dan sejalan dengan standar layanan, sekalipun terjadi lonjakan paket.
Robin juga menyoroti tantangan tambahan yang berpotensi muncul selama Ramadan tahun ini, terutama terkait kondisi cuaca. Ia mengatakan, “Tak hanya peningkatan pengiriman, Ramadan tahun ini juga dibarengi dengan potensi cuaca ekstrem yang membuat operasional pengiriman menjadi lebih menantang. Meskipun demikian, kami optimis dapat tetap memenuhi ekspektasi pelanggan melalui strategi yang adaptif dan teknologi terintegrasi yang kami miliki.”
Untuk menjaga kelancaran distribusi, J&T Express memperkuat kapasitas operasional melalui perekrutan pekerja musiman, penambahan shift malam, serta optimalisasi mesin sortir di gateway dan pusat sortir. Perusahaan juga meningkatkan frekuensi linehaul atau pengiriman antarkota/antarprovinsi dengan dukungan moda transportasi mulai dari truk hingga pesawat, sembari memastikan perawatan armada berjalan baik agar pengiriman tetap lancar dan penumpukan paket dapat dihindari.
Selain itu, alur pergerakan paket dipantau secara real-time menggunakan sistem berbasis artificial intelligence. Pemantauan tersebut dibarengi koordinasi intensif dengan tim lapangan untuk merespons kendala yang muncul, termasuk cuaca ekstrem maupun bencana alam. Di sisi layanan, J&T Express memastikan jaringan Drop Point dan Mini Drop Point tetap beroperasi setiap hari sepanjang Ramadan, agar pelanggan tetap mudah mengakses layanan pengiriman di tengah rutinitas ibadah yang lebih padat.
Optimisme perusahaan turut ditopang oleh tren belanja saat Ramadan. Berdasarkan survei Jakpat, sebanyak 70% responden disebut akan meningkatkan pengeluaran selama Ramadan 2025 dibandingkan bulan lainnya. Sementara itu, survei Populix menunjukkan 78% masyarakat berencana membeli produk fesyen selama bulan suci. Sejalan dengan temuan tersebut, data pengiriman J&T Express pada Ramadan 2025 juga menunjukkan kategori fesyen menjadi salah satu produk yang paling banyak dikirimkan.
Robin menyampaikan keyakinannya bahwa pengiriman paket pada Ramadan 2026 berpeluang melampaui rata-rata pengiriman harian. Ia menegaskan, “Melihat tren belanja yang terus meningkat dan lonjakan pengiriman yang konsisten selama Ramadan di tahun-tahun sebelumnya, J&T Express optimis bahwa volume pengiriman pada Ramadan tahun ini akan melampaui rata-rata pengiriman harian. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik, memastikan pengiriman tetap sesuai ekspektasi pelanggan, dan menjaga keandalan layanan selama Ramadan.”
Untuk mendukung kebutuhan pengiriman selama periode tersebut, J&T Express menghadirkan promo potongan ongkir, termasuk diskon hingga 50% bagi pengguna baru melalui aplikasi J&T Express dengan kode voucher JNTBERKAH. Bagi pengguna setia, perusahaan menawarkan diskon 30% pada Senin–Jumat serta 40% pada Sabtu–Minggu. Promo berlaku untuk layanan J&T EZ dengan maksimal potongan Rp20.000, dan dapat dimanfaatkan selama periode 16 Februari–31 Maret 2026. [Lia]

Posting Komentar