Seanergy Hasil Kolaborasi RiaMiranda x Mulyana Seorang Seniman Asal Yogyakarta

Yofamedia.com, Jakarta - Sebagai seorang perancang busana RiaMiranda selalu mengembangkan bisnis fashionnya dengan berkolaborasi dengan seniman-seniman di Indonesia. Kolaborasi yang dilakukan demi menciptakan suatu karya baru, kedua belaph pihak yang terlibat akan berkontribusi di bidang keahlian masing – masin untuk menghasilkan suatu inovasi yang baru dan menarik. RiaMiranda mengajak seniman besar Mulyana untuk berkolaborasi yang luar biasa, menjadi kolaborasi perdana RiaMiranda dengan seorang seniman. 

“Saya melihat banyak yang bisa dieksplorasi dari karya Mang Moel untuk diterapkan dalam ready to wear dan aksesoris RiaMiranda, dengan tema biota laut yang kaya akan ragam warna yang menarik. Karya Mang Moel juga menyadarkan saya untuk pentingnya menjaga lingkungan terutama biota bawah laut”, ungkap Ria Miranda.

Mulyana juga mengatakan, “Saya memang membuat karya dengan bentuk visual biota laut sebagai ekosistem dari Monster Gurita. Kemudian saya merespon energi positif yang muncul dari bentuk-bentuk karya RiaMiranda.”

Mulyana seniman asal Yogyakarta memulai kariernya sebagai guru seni, dan mulai menekuni teknik merajut yang kini menjadi teknik seni yang melekat dengan dirinya. Mengangkat kehidupan laut yang penuh misteri dan rahasia dalam setiap karyanya. Coral Luna sebuah karya rajut indah penuh warna yang diciptakan pada tahun 2022, mengusung ragam bentuk terumbu karang yang membentuk lingkaran seperti sebuah bulan. Mulyana terinspirasi oleh keindahan bulan yang menjadi sumber cahaya di malam hari. Rangkaian karang berbentuk lingkaran diibaratkan Mulyana sebagai bulan purnama. Terlebih lagi, karya Mulyana ini terinspirasi oleh pentingnya peran bulan dalam kehidupan manusia, mulai dari mengatur pasang surut laut hingga membentuk dasar dari kalender lunar.

Kolaborasinya tidak hanya bentuk visual instalasi dalam pameran seni, tapi juga dituangkan dalam rancangan busana siap pakai wanita dengan ciri khas brand DNA RiaMiranda, dan khusus pada kolaborasi ini ada koleksi pria serta aksesoris brooch ikan kuning bernama “iwak” yang menjadi salah satu ciri khas karya Mang Moel. Dalam konteks ini keduanya telah menunjukkan upaya sinergi yang dinamis dan berkelas dalam kolaborasi antara fashion dan seni untuk terus berkembang menuju arah yang lebih baik.

Seanergy yang telah tercipta, menggambarkan kolaborasi RiaMiranda dan Mulyana telah melewati sebuah proses dan interaksi, hingga pada akhirnya berhasil menciptakan harmonisasi melalui sebuah karya baru. Berangkat melalui kedekatan bentuk karya kolaborasi, keduanya dengan bangga menghadirkan Seanergy untuk masyarakat luas.

RiaMiranda merupakan brand fashion yang memiliki sentuhan feminin, melalui karya-karyanya yang terinspirasi oleh gagasan tentang kehidupan kemudian menjadi kerangka utama penciptaan karya fashion RiaMiranda. Karya Ria Miranda yang identik dengan bentuk-bentuk cetakan siluet menggunakan warna-warna pastel menggambarkan karakter yang lembut, sederhana, namun tetap menyatakan kecantikan seorang wanita.

Di kenal sebagai seniman yang menciptakan karya menggunakan material benang, bukan merupakan material yang mudah untuk digunakan, apalagi jika digunakan dalam dimensi yang cukup besar, seperti karya-karya yang telah diciptakan oleh Mulyana. Perancangan karya yang dimulai dari kelipatan modul dasar hingga pada akhirnya dapat berkembang menjadi dimensi modular merupakan jalan keluar akan tuntutan bentuk karya yang Mulyana butuhkan. 

Meskipun memiliki perbedaan karakteristik, RiaMiranda dan Mulyana menciptakan sinergisitas antara dua jenis bentuk karya yang dimunculkan. Mulyana tetap berkarya dengan bentuk-bentuk bawah laut yang merupakan ekosistem dari Mogus. Sementara RiaMiranda tetap memunculkan karya busana koleksi yang menunjukkan kepribadian wanita yang sederhana dan feminin. Untuk pertama kalinya, Mulyana menciptakan karya bernuansa merah muda yang juga menjadi simbol feminin dari brand DNA RiaMiranda.

Dalam pameran Seanergy Mulyana kembali menghadirkan karya kostum yang merupakan bentuk metamorfosis dari Mogus, sebuah figur besar yang menyerupai monster gurita. Mogus ditampilkan dalam ruang pameran bersama dengan karya-karya RiaMiranda untuk menunjukkan betapa sama pentingnya dua pendekatan yang dilakukan oleh RiaMiranda dan Mulyana. Karya RiaMiranda dan Mulyana dapat dinikmati oleh masyarakat pada Windows display store RiaMiranda di Pondok Indah Mall 2. [Red]

0/Comments = 0 Text / Comments not = 0 Text

Lebih baru Lebih lama
YofaMedia - Your Favourite Media
Ads2