Sebagai Upaya Menjaga Keutuhan dan Kemurnian NKRI, Beberapa Tokoh Masyarakat serta Budayawan Deklarasikan Paguyuban Satrio Nuswantoro

Yofamedia.com, Jakarta - Sebagai bentuk keterpanggilan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, beberapa elemen bangsa seperti tokoh masyarakat, tokoh adat dan agama, budayawan, serta para pejuang 1945 sepakat untuk membentuk sebuah paguyuban bernama Satrio Nuswantoro. Pembentukan paguyuban tersebut bertepatan dengan digelarnya Sarasehan Nasional Sinergi Untuk Negeri yang diselenggarakan di Jakarta.

Menurut R Agoes Triyogo yang telah diberikan mandat untuk menjadi Ketua Umum Satrio Nuswantoro, Paguyuban Satrio Nuswantoro sendiri lahir dari sebuah pemikiran panjang para sesepuh-sesepuh serta para elemen masyarakat agar tenaga dan pikiran mereka tetap dapat berpartisipasi dalam membangun bangsa.

"Karena tanggungjawab membangun dan menjaga keutuhan NKRI tentu menjadi tanggungjawab seluruh elemen masyarakat Indonesia. Ini juga menjadi bagian dari tanggungjawab kita bersama sebagai warga negara yang mengidamkan kemajuan bangsa," ujar R Agoes Triyogo.

Selain itu, lanjut Agoes, dibentuknya Paguyuban Satrio Nuswantoro juga menjadi ajang komunikasi serta silahturahim yang erat antar para anggotanya, serta nantinya juga diharapkan dapat menelurkan beberapa keputusan penting terkait kiprah para anggotanya dalam membangun serta menjaga keutuhan NKRI.

"Jangan sampai generasi milenial sekarang ini tidak tahu siapa pendahulu mereka, tidak tahu siapa sesepuh mereka, dan tidak tahu sejarah bangsa mereka. Lebih dari itu, para anggota paguyuban ini juga menyepakati poin-poin penting untuk penguatan organisasi. Sekaligus pembangunan ekonomi kerakyatan yang kontinyu dan berkesinambungan," Lanjut Agoes.

Sementara itu, di tempat yang sama, Elly Yuniarti selaku Ketua Panitia Acara Sarasehan Nasional Sinergi Untuk Negeri juga menegaskan bahwa ke depan, Paguyuban Satrio Nuswantoro akan memiliki beberapa program nyata, seperti mendorong kedaulatan pangan nusantara, meningkatkan kesejahteraan rakyat, peningkatan hasil peternakan dan perikanan, mengembangkan adanya desa terpadu dan desa wisata spiritual nusantara, serta mendirikan yayasan kampung nusantara sebagai ikon terdepan dari Paguyuban Satrio Nuswantoro.

"Saya berharap kita semua bisa kembali ke cita-cita dasar bangsa Indonesia, yakni Pancasila dan UUD 1945. Negeri kita adalah negeri yg sangat kaya-raya, tapi sampai saat ini kita masih belum makmur. Pancasila dan UUD 1945 bukan hanya sebagai dasar, tapi juga sebagai rumah untuk kita semua," harap Elly.

Melalui Paguyuban Satrio Nuswantoro ini, Elly juga bertekad membangun jiwa dan raga yang terdiri dari rasa, pikiran dan perilaku. Para anggota Paguyuban Satrio Nuswantoro diharapkan memiliki rasa percaya diri dan optimis, di tengah-tengah kehidupan kemasyarakatan dan kenegaraan yang terjadi saat ini. 

"Kita juga harus membangun pikiran, karena besarnya seseorang itu dikarenakan besarnya pikiran. Yang ketiga yang harus kita bangun adalah perilaku, yakni karya-karya yang terbaik dari setiap orang. Oleh karena itu kita harus yakin, dalam posisi apapun dan bagaimanapun, kita akan mampu berkarya dengan baik," pungkas Elly. [Red]





0/Comments = 0 Text / Comments not = 0 Text

Lebih baru Lebih lama
YofaMedia - Your Favourite Media
Ads2