Yofamedia.com, Jakarta - GOJEK dan GO-PAY kembali menunjukkan komitmen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital lewat pemanfaatan teknologi. Kali ini, untuk mendorong pertumbuhan penerimaan zakat, infaq dan sedekah (ZIS) secara digital, GOJEK dan GO-PAY berkolaborasi dengan Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu). Lazismu merupakan lembaga zakat tingkat nasional dibawah naungan Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Chief Corporate Affairs GOJEK, Nila Marita yang turut hadir dalam penandatangan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) antara GOJEK, GO-PAY dan Lazismu mengatakan, “Sejak aplikasi kami diluncurkan pada 2015 lalu, GOJEK yang berkembang menjadi super app yang membentuk sebuah ekosistem untuk menghubungkan jutaan konsumen dengan jutaan mitra pengemudi, mitra usaha dan penyedia layanan, selalu mencari cara bagaimana bisa membantu masyarakat menawarkan berbagai kemudahan, termasuk mendigitalisasi sebuah ekosistem seperti Lazismu” tutur Nila.

Nila melanjutkan, pihaknya bangga dan merasa terhormat dapat bekerjasama dengan Lazismu yang memiliki jangkauan 500 cabang di Indonesia, dari tingkat kota sampai tingkat Rukun Tetangga (RT) di seluruh wilayah indonesia mulai dari Aceh hingga Papua. “Kami sangat senang bekerja sama dengan Lazismu karena kami melihat kesamaan misi dalam menciptakan dampak sosial untuk Indonesia. Lazismu memiliki berbagai program pemberdayaan masyarakat serta sistem distribusi dan transparansi yang tidak perlu diragukan,” tambah Nila.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Lazismu Hilman Latief mengapresiasi kerjasama Lazismu, GOJEK dan GO-PAY dalam mendigitalisasi ekosistem Lazismu. Dia mengatakan Lazismu selalu mencari cara baru untuk meningkatkan efisiensi termasuk mempermudah masyarakat berdonasi, seperti memperkenalkan metode zakat, infaq dan sedekah non-tunai yang bekerja sama dengan GO-PAY.

“Kami melihat dengan digitalisasi ekosistem Lazismu yang dimulai dengan metode pembayaran zakat, infaq dan sedekah non-tunai ini, tidak hanya akan mempermudah masyarakat tetapi juga meningkatkan transparansi kami sebagai lembaga zakat nasional. Dengan digitalisasi ekosistem Lazismu, kami berharap Lazismu semakin berkembang dan bisa memberikan dampak positif yang lebih luas,” ungkap Hilman.

Hilman menambahkan, dana yang terkumpul dari donasi melalui GO-PAY akan dimanfaatkan untuk program-program pendistribusian dan pendayagunaan Lazismu. “Kami terus mendorong inovasi kemudahan zakat melalui berbagai layanan digital, baik digital banking, melalui e-commerce maupun financial technology. Lazismu juga mengembangkan berbagai model pembayaran digital sehingga layanan zakat dapat makin mudah dijangkau,” tutur Hilman.

Menurutnya, GOJEK dan GO-PAY merupakan mitra strategis dalam mencapai tujuan tersebut karena keduanya memiliki jumlah pengguna dan jangkauan yang luas. Dalam kerjasama ini, GOJEK dan GO-PAY juga akan membantu Lazismu dalam melakukan digitalisasi ekosistemnya yang terkait institusi pendidikan, koperasi dan unit usaha lainnya. “Kami percaya dengan kemampuan dan kehandalan teknologi GOJEK dan GO-PAY dalam membantu mendigitalisasi ekosistem kami, “ ungkap Hilman.
Berdasarkan survey Charities Aid Foundation tahun 2018, Indonesia menempati peringkat pertama sebagai negara dengan penduduk yang paling dermawan. Tiga faktor yang menjadi penilaian utama adalah kesediaan mendonasikan uang, kesediaan membantu orang yang tidak dikenal, serta kesediaan untuk menjadi relawan dalam berbagai kegiatan sosial.

Sementara itu, Galuh Chandra Kirana, SVP Marketing GO-PAY mengatakan, “Masyarakat bisa memanfaatkan metode scan QR dari GO-PAY untuk berzakat, infaq, dan sedekah. Dengan teknologi QR, pengumpulan zakat, infaq, sedekah menjadi lebih transparan dan cepat karena donasinya akan langsung masuk ke rekening Lazismu,” kata Galuh.

Kode QR yang disediakan pun meliputi berbagai kota di Indonesia dengan kode yang berbeda setiap wilayah, sehingga masyarakat bisa memilih kota tujuan mereka berdonasi. Galuh melanjutkan, donasi yang dilakukan secara digital juga dapat meningkatkan jumlah donasi yang diterima. Proses
digitalisasi seluruh ekosistem Lazismu dicanangkan selesai pada bulan Desember 2019. Selain melakukan sedekah melalui Kode QR, ke depannya para pengguna aplikasi Lazismu dapat memanfaatkan GOPAY sebagai salah satu metode melakukan donasi. LazisMu sendiri pertama kali memanfaatkan teknologi Kode QR GO-PAY pada Bulan Oktober 2018 untuk penggalangan dana bantuan bencana di Palu dan Donggala.

GO-PAY mulai memperkenalkan inovasi sedekah digital sejak Bulan Suci Ramadhan tahun 2018 lalu melalui kerjasamanya dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Inovasi sedekah digital pun turut meningkatkan reaksi cepat tanggap dan membantu agar pengumpulan bantuan untuk musibah dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran. Sejak April 2018 hingga Februari 2019, donasi digital GO-PAY telah membantu mengumpulkan Rp 13 miliar dari sekitar 131.000 donatur.

GOJEK Beri Pelatihan Wirausaha Pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah
Dalam membantu digitalisasi ekosistem, GOJEK juga akan memberikan pelatihan wirausaha digital di berbagai kampus Universitas Muhammadiyah di Kota Jakarta, Solo, Malang, Yogyakarta, dan Makassar. Hilman mengatakan, “Dalam digitalisasi sebuah ekosistem, kami melihat pemahaman mengenai apa itu wirausaha digital sangat penting dan GOJEK sebagai pemain digital terdepan di Indonesia bisa berbagi kunci sukses kepada para mahasiswa.”

Melalui program GOJEK WIRAUSAHA, mahasiswa akan diberi pelatihan bagaimana menjadi seorang pengusaha handal yang mampu memanfaatkan keberadaan teknologi untuk membantu masyarakat. GOJEK WIRAUSAHA merupakan program pelatihan tatap muka yang memberikan pembekalan mengenai bagaimana memulai bisnis dengan baik. Selain itu program ini memiliki keistimewaan yaitu memberikan akses langsung kepada para peserta untuk masuk ke ekonomi digital lewat platform GOJEK. Setelah pelatihan peserta dapat mendaftarkan usahanya ke dalam platform GO-FOOD dan GO-PAY.

“Kami melihat Muhammadiyah merupakan organisasi sosial yang memiliki peran penting dalam pendidikan. Populasi mahasiswa Muhammadiyah yang sangat besar dengan semangat berinovasi tinggi berpotensi besar untuk mendorong pemanfaatan teknologi sehingga memberikan dampak positif yang signifikan. Ini menjadi bentuk awal kerja sama GOJEK dengan LazisMu, kedepannya kami berharap kolaborasi bisa semakin erat sehingga dampak positif teknologi bisa semakin dirasakan dalam ekosistem LazisMu atau Muhammadiyah” tutup Nila. [Lia]





Yofamedia.com, Jakarta - Pemegang brand elektrionik Gree, PT Gree Electric Appliances Indonesia memutuskan bekerjasama dengan Asosiasi Praktisi Pendingin dan Tata Udara (APITU). Nota kerjasama dengan gabungan para pekerja teknisi AC di Indonesia itu ditandatangani pada Selasa, (19/3) ini.

Kerjasama ini dianggap mampu menguntungkan kedua belah pihak, baik perusahaan Gree maupun teknisi secara personal. Will Wen, Vice President Gree Indonesia menyebutkan secara garis besar ada tiga tujuan kerja sama ini.

Pertama, untuk peningkatan keahlian para teknisi AC yang bergabung dengan APITU untuk lebih mengenal produk-produk AC Gree. Kedua, kerjasama diharapkan mampu meningkatkan profesionalitas teknisi AC karena selanjutnya Gree akan melakukan training berkala kepada para teknisi tersebut.

"Lalu terakhir kerjasama akan memberikan bonus keuntungan bagi teknisi AC uang merokemendasikan produk Gree kepada pelanggannya," sebut Will ditemui usai penandatanganan MoU tersebut, Selasa (19/3).

Adapun Gree hadir di Indonesia sejak 2015 lalu, merasa baru berusia muda maka manajemen terus melakukan langkah kreatif untuk meningkatkan brand awareness ke tengah-tengah konsumen AC Indonesia. Sembari melakukan penandatanganan kerjasama, Gree Indonesia turut meluncurkan dua produk barunya.

Pertama ialah produk yang diperuntukkan untuk segmen komersial yakni floor standing AC tipe 10PK yang menyasar keperluan bandara, pusat perbelanjaan, stasiun, halte, pabrik dan tempat lainnya.

Lalu yang kedua segmen perumahan dan perkantoran, AC dinding F1 series Inverter yang diklaim hemat listrik namun mampu mendinginkan suhu ruangan lebih cepat dibandingkan produk-produk AC di kategorinya.

Sekadar informasi, perusahaan Gree di tingkat global berkantor pusat di Zhuhei, China. Perusahaan mengklaim sudah mencapai lebih dari 300 juta pengguna produk pendingin di seluruh dunia hingga saat ini, serta pendapatan operasionalnya telah melebihi US$ 20 miliar setiap tahunnya. [Lia]





Yofamedia.com, Jakarta - Percepatan pemulihan ekosistem gambut selain harus dilakukan secara terukur dan seksama juga menuntut adanya sinergitas melibatkan para pihak yang berkompeten. Hari ini di Hotel Grand Melia Jakarta, Badan Restorasi Gambut (BRG) dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) sepakat untuk melakukan sinergi sumber daya yang dimiliki masing-masing guna mendukung pelaksanaan restorasi gambut di 7 (tujuh) Provinsi target restorasi gambut.

Sinergitas tersebut diwujudkan dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman antara BRG dan LAPAN tentang Penyediaan dan Pemanfaatan Data dan informasi Penginderaan Jauh untuk Mendukung Restorasi Ekosistem Gambut. Nota Kesepahaman ini akan menjadi pedoman bagi BRG dan LAPAN untuk melaksanakan kegiatan restorasi ekosistem gambut, baik dalam perencanaan, monitoring serta penelitian dan pengembangan terkait dengan restorasi ekosistem gambut, dengan memanfaatkan keunggulan teknologi, data dan informasi penginderaan jauh.
Seperti yang disampaikan Kepala Badan Restorasi Gambut RI, Bapak Nazir Foead, ”Penandatanganan Nota Kesepahaman ini menunjukkan penegasan komitmen kedua belah pihak terkait penyediaan dan pemanfaatan data informasi penginderaan jauh untuk kegiatan restorasi ekosistem gambut.” Adapun dari pihak BRG dalam kerja sama ini melibatkan dua Kedeputian dalam hal ini Kedeputian Bidang Perencanaan dan Kerja Sama serta Kedeputian Penelitian dan Pengembangan. Dengan kerja sama ini, pelaksanaan restorasi dapat ditingkatkan terutama dengan adanya penyediaan data-data dan informasi penginderaan jauh yang frekuensi perolehan dan jenisnya beragam.
Sedangkan dari pihak LAPAN melibatkan dua Pusat yang berada di bawah Deputi Bidang Penginderaan Jauh yaitu Pusat Teknologi dan Data Penginderaan Jauh serta Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh. Kerja sama yang akan berlangsung hingga 31 Desember 2020 ini akan mencakup pemanfaatan data dan informasi penginderaan jauh berupa identifikasi burn scar, jaringan kanal, pembukaan lahan dan data hotspot. Selain itu dalam kerja sama ini akan dilaksanakan pengembangan sistem informasi dan monitoring pelaksanaan restorasi ekosistem gambut, serta pemanfaatan data LiDAR dan hasil inventarisasi ekosistem gambut di 7 Provinsi. Terakhir, perlu dilakukan pula penyebarluasan (diseminasi) hasil kerja sama agar dapat diakses publik dan memberi manfaat untuk pemulihan ekosistem gambut.

Sesuai dengan mandat yang diterima BRG, bentuk kerja sama ini adalah salah satu upaya koordinasi dan fasilitasi restorasi jutaan hektar lahan gambut yang rusak di 7 Provinsi, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan kemudian menjalin kerja sama dengan berbagai institusi/lembaga yang berkompeten soal informasi dan sumber daya lingkungan dan restorasi lahan gambut di Indonesia. [Lia]




YofaMedia.com, Jakarta - Bertempat di Pisa Kafe Menteng, penyanyi pendatang baru Pierre Fitz melaunching single nya yang berjudul T'lah Berubah. Ditengah arus industri musik digital dengan beragam genre mulai dari hip-hop, jazz, electro dance, blues, rock hingga musik alternative, kehadiran warna musik pop dan R&B tetap menjadi pilihan bagi pecinta musik Indonesia. Berbagai penyanyi, khususnya pria, hadir menawarkan karya musik dengan suara dan aransemen yang bagus dengan sound kekinian. Namun tidak banyak penyanyi pria yang memiliki jenis suara tenor dan menyukai genre music kontemporer pop di era 80 hingga 90an.

Disinilah Pierre Fitz hadir mengisi blantika musik Indonesia dengan warna musik Urban Pop dengan suaranya yang khas dan aransemen musik yang sedang trend saat ini. Lulusan jurusan musik dari Marymount California University, Los Angeles California ini mulai aktif bernyanyi sejak masih kuliah. Nama Pierre cukup popular di kalangan mahasiswa hingga seringkali diundang untuk tampil di berbagai acara kampus, mulai dari kampus-kampus di LA hingga University of Washington di kota Seattle, negara bagian Washington. Pierre sempat juga dipanggil Disney, namun kesibukan kuliah dan menyelesaikan studi, membuat Pierre harus fokus berkarya di kampus. Pierre juga mendapatkan pelatihan suara dari Lyndia Johnson dari Grammy Vocal Coach.


Pierre yang menyukai warna kuning dan menggemari music Earth Wind & Fire, Bryan Mc Knight dan R. Kelly ini, kemudian dilirik oleh produser Swagga Bob & Alex Moore untuk membuat rekaman EP di Los Angeles sebagai project untuk komunitas Grammy U. Swagga Bob dikenal sebagai penata musik yang terlibat dalam produksi album Big Time Rush, Soulja Boy dan pemenang American idol Jordin Sparks. Setelah lulus kuliah tahun lalu, Pierre kembali ke tanah air untuk meniti karir musiknya dan membuat single lagu.

Pierre bekeriasama dengan Produser New York, Maya Naratama untuk membangun kolaborasi dengan musisi 3 Composers dan meluncurkan single pertamanya berjudul T'lah Berubah ciptaan Bemby Nour Tema lagu yang dibuat Pierre dan digarap indah oleh Bemby ini diarransemen apik oleh musisi Tengku Shafick dari 3 Composers. Lyric lagu ini menceritakan cinta yang berubah menjadi lebih baik karena pengalaman masa lalu telah mendewasakannya.

Lagu T'lah Berubah dapat diunduh di Spotify, iTunes, Google Play, Soundcloud, Youtube, Joox. Dezzer, Langit Musik dan Melon (coming soon). [Lia]

Yofamedia.com, Jakarta - Konferensi ke-31 Dewan Pimpinan Asosiasi Alumni Persahabatan Asean Jepang (31st Executive Council Meeting of ASEAN Japan Friendship Association for the 21st Century - 31st ECM AJAFA-21) yang diselenggarakan di Makati, Manila, Philippines beberapa waktu lalu telah sukses berjalan dengan baik. Dari lima resolusi atau keputusan penting yang dihasilkan pada Konferensi tersebut, salah satunya adalah penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah pelaksanaan Regional Leaders Forum (RLF) ke-25. RLF ini akan dihadiri tidak kurang dari 150 peserta dari 11 negara, yakni sepuluh negara ASEAN, Laos, Myanmar, Vietnam, Thailand, Kamboja, Malaysia, Philippines, Brunei Darussalam, Singapore, dan Indonesia, ditambah delegasi Jepang.

Hal tersebut diungkapkan Presiden Kappija-21 (Keluarga Alumni Program Persahabatan Indonesi Jepang Abad-21), Mulyono Lodji, melalui Sekretaris Jenderal Kappija-21, Wilson Lalengke, di Jakarta, Jumat (15/03/2019). "Executive Council Meeting ke-31 Asosiasi Alumni Persahabatan Asean Jepang di Manila sudah kelar, sukses menghasilkan beberapa resolusi. Salah satunya adalah penunjukan Indonesia, dalam hal ini Kappija-21, menjadi tuan rumah bagi penyelenggaraan Regional Leaders Forum, RLF, yang akan dihadiri oleh peserta dari semua negara Asean dan Jepang," ujar Wilson yang merupakan Alumni Program Persahabatan Indonesia Jepang tahun 2000 dari kelompok guru ini.
Lebih lanjut Wilson menjelaskan bahwa sesuai kesepakatan yang diambil pada pertemuan para pimpinan AJAFA-21 di Makati lalu, RLF akan dilaksanakan di Bali selama 4 hari, yakni dari tanggal 4 hingga 7 Oktober 2019 mendatang. "Sesuai Resolusi Makati, rencana kegiatan RLF akan dilaksanakan di Bali selama 4 hari, dari tanggal 4 sampai dengan 7 Oktober 2019. Kita akan bekerja keras untuk mempersiapkan segala sesuatunya agar event international ini dapat berjalan dengan baik, lancar dan sukses," papar Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu.

Sebagai sebuah ajang pertemuan para pemimpin di level regional ASEAN, lanjut Wilson, momentum RLF tahun ini akan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk menggelar kegiatan yang bersifat pembinaan dan penyiapan calon pemimpin-pemimpin muda ASEAN. Tidak tanggung-tanggung, Kappija-21 menargetkan 5000 calon pemimpin muda ASEAN akan berpartisipasi dalam ajang tersebut. "Bersempena event RLF ke-25 yang kebetulan dipercayakan ke kita sebagai penyelenggara, maka Kappija-21 merencanakan untuk mengadakan Pertemuan Calon Pemimpin Muda Asean, yang akan dikemas dalam bentuk ASEAN Youth Leaders Academy. Kegiatannya dilaksanakan di beberapa kota di Indonesia, melibatkan sebanyak mungkin para Anggota Kappija-21 di berbagai wilayah. Target peserta sebanyak 5000 calon pemimpin muda ASEAN dari seluruh tanah air dan negara-negara Asean," ujar Wilson penuh optimis.

Sementara itu, Wilson yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) ini, menambahkan bahwa pelaksanaan Konferensi ke-32 AJAFA-21 tahun 2020 mendatang akan dilaksanakan di Bangkok, Thailand. "Executive Council Meeting AJAFA-21 itu dilaksanakan tiap tahun. Resolusi Makati menetapkan Friendship Youth Alumni Association of Thailand (FYAA) sebagai tuan rumah Konferensi AJAFA-21 tahun 2020 mendatang," pungkas Wilson. [Lia]








Yofamedia.com, Jakarta - Relawan Garda Satu Jempol siap memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf dengan menyebarkan relawan untuk mengawasi jalannya pemilu di TPS pada Pilpres mendatang.
“Oleh karena itu, dibutuhkan Relawan-Relawan yang telah dikenal oleh warga sekitar untuk memberikan pendidikan politik yang benar, sehingga warga tidak termakan isu hoax, sekaligus juga untuk melakukan kerja-kerja pemenangan bagi pasangan Capres/Cawapres Ir. Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amin atau pasangan 01”, ujar Andrew Parengkuan Koordinator Nasional Posko Relawan 01 saat jumpa pers di Rumah Aspirasi Jokowi- Ma’ruf Amin Jl.Tugu Proklamasi Jakarta Pusat, Jumat (15/3).
Andrew melanjutkan, “Untuk itu, kami telah membentuk dan mengkonsolidasi posko-posko guna memenangkan pasangan 01, yang tersebar di basis-basis masyarakat di berbagai wilayah yang disebut dengan POSKO RELAWAN 01. Para Relawan yang membentuk posko-posko adalah warga yang tinggal di sekitar posko, sehingga kerja-kerja pemenangan 01 secara teritorial berjalan secara efektif”, ucap Andrew.
Agar terjadi sinergi dan pergerakan secara terkonsolidasi, Garda Satu Jempol telah melatih para Kepala Posko dalam pelatihan agar pergerakan Posko-Posko menjadi massif dan terkoordinasi dalam satu komando.
“Dalam pergerakannya posko-posko tersebut secara rutin telah melakukan pertemuan dengan warga sekitar ataupun dengan sesama posko yang berdekatan, dan para relawan posko telah melakukan silaturahmi secara rutin kepada tetangga-tetangganya untuk melakukan kerja-kerja pemenangan bagi pasangan 01”, jelas Andrew.
Menurutnya, kerja Posko Relawan ini dan kerja seluruh elemen masyarakat untuk memenangkan pasangan 01, telah membuahkan hasil dimana elektabilitas Jokowi-KH. Ma’ruf Amin makin meningkat dan telah mencapai ambang yang sudah mustahil untuk dikejar oleh pasangan lawan jelang Pilpres April mendatang.
“Kini, Posko-Posko Relawan telah meningkatkan kerja-kerjanya untuk menghadapi Pemilu 17 April 2019 dengan telah mempersiapkan para Relawan anggota posko untuk mengawal TPS-TPS sekitar Posko, baik dengan menjadi Saksi atapun membantu warga untuk dapat memiliki hak pilih dalam pemilu 17 April 2019 nanti. Pengawalan juga akan dilakukan dengan menjaga Pemilu di setiap TPS agar berlangsung dengan Iancar, aman dan tertib, serta tidak diganggu oleh siapapun juga”, ujar Andrew.
Ketua panitia Pelaksana Rapat Akbar Anton R. Santoso menambahkan bahwa acara apel ini akan diikuti oleh ribuan Kader Militan Posko Relawan, yaitu para Relawan Anggota Posko yang selama ini telah melakukan kerja kerja di teritori masing-masing untuk memenangkan pasangan 01,” pungkas Anton. [Lia]




Yofamedia.com, Jakarta - Bertempat di Graha Niaga Thamrin, Kedasi Event Space, pada hari Kamis / 15 Maret 2019 diselenggarkaan Launching Program INSPIRE (INDONESIA SPIRIT REJUVENATION) dalam bentuk Creatormuda Academy dan Madingsekolah.id sebagai one stop platform yang inovatif dan kreatif bagi pelajar.

Kegiatan ini merupakan adaptasi dari perkembangan teknologi di era digital ini yang ditanggapi secara kreatif oleh Cameo Project YouTubers Creator for Change yang turut bekerjasama dalam program ini bersama dengan Maarif Institute, Love Frankie, Peace Generataion dan Yayasan Ruang Guru berkolaborasi dengan Google.org dengan target audience Para Pelajar. Konsorsium kelima institusi ini melahirkan sebuah konsep Project dengan nama INSPIRE (Indonesia Spirit Rejuvenation) dengan tujuan peningkatan literasi digital dan menjadi penyangga bagi para Pelajar untuk dapat memilih konten positif dalam dunia digital ini. Selain itu menanamkan secara edukatif mengenai nilai-nilai toleransi dan menjadi portal komunikasi yang di dalamnya tercakup kreatifitas inovatif yang kredibel.

Diawali dengan Kata Sambutan dari beberapa Perwakilan yang mendukung kegiatan ini diantaranya adalah :

1. Bapak Abdul Rohim Ghazali, Maarif Institute

2. Ms. Jacquelline Fuller, President of Google.org

3. Bapak Dr. Sutanto, Sh, MA, Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud

4. Bapak Drs. Gun Gun Siswandi, M.Si, Staff Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa, Kementerian Komunikasi dan Informasi

5. Ibu Jaleswari Pramodhawardani, Deputi V Kajian dan Pengelolaan Isu Politik, Hukum, Pertahanan, Keamanan dan HAM Strategis
Dilanjutkan seremonial penyematan tanda peserta kepada perwakilan dari peserta dan secara resmi acara ini dibuka.

Khelmy Pribadi dari Maarif Institute dalam sebuah sesi wawancara mengungkapkan bahwa :"Melalui Creatormuda Academy ini kami berharap akan hadir kreator muda dari kalangan pelajar yang mampu menghasilkan konten yang otentik, positif dan kece untuk teman sebayanya di sekolah maupun untuk masyarakat luas."

"Cameo Project yang telah didaulat menjadi Youtube Creator For Change selama 2 tahun, turut serta menjadi bagian dalam kegiatan ini untuk menjalankan campaign INSPIRE. Diharapkan nantinya akan muncul bibit-bibit muda yang mampu berkreasi dalam content creation dan bisa memberikan kontribusi bagi dunia kreatif ." ujar Oktora Irahadi dari Cameo Project.

Dengan adanya sebuah karya maka para Pelajar Indonesia dapat berbicara melalui sebuah karya kreatif kepada rekan satu sekolah maupun audience yang lebih luas. Melihat hal ini maka madingsekolah.id merupakan platform yang tepat untuk menjadi wadah bagi para pelajar dalam meningkatkan kreatifitas dan keberanian mengangkat isu aktual yang edukatif.

"Creatormuda tidak perlu takut untuk berkarya, teruslah mencipta. Jangan hanya menjadi konsumen informasi melainkan jadilah produsen informasi yang sesuai dengan fakta, otentik, positf dan tentunya mesti kece." ujar Khelmy Pribadi.
Hari itu juga kedatangan Narasumber yang juga merupakan Public Figure , Pandji Pragiwaksono. Sesi seru yang komunikatif ini salah satunya memberikan motivasi bagi para pelajar untuk jangan takut untuk mulai berkarya meskipun mungkin ketika awal belum banyak. yang memberikan respon namun teruslah mencipta dan berinovasi. Karya yang baik akan terus tercipta dengan tidak berhenti dalam menuangkan ide inovatif dan selalu positif dalam memandang sesuatu.

Sesi small classroom dilanjutkan dengan menampilkan tiga materi pemaparan, Writing, Design Graphis dan Content Creation. Animo dari peserta sangat menggembirakan karena mereka begitu antusias mendengarkan pemaparan dari para Coach dan berinteraktif dalam sesi tersebut. Selanjutnya pada tanggal 16 Maret 2019 akan ada sesi berikutnya mengusung tema Digital Marketing yang akan dilaksanakan di Hotel Nomad, Kemang, Jakarta Selatan.

Update mengenai kegiatan ini akan terus ditampilkan di social media dan semangat terus untuk selalu berkarya secara kreatif penuh inovatif bagi para Pelajar Indonesia sesuai dengan tagline kegiatan ini "CREATE DIFFERENTLY, CREATE BETTER". [Lia]





Yofamedia.com, Tangerang - Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi turut membawa beragam perubahan dan mendorong hadirnya era baru, yaitu era 4.0. Hal ini telah membawa perubahan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti digital economy, big data, robotic, hingga artificial intelligence. Transformasi digital yang terjadi secara masif membawa tantangan tersendiri dan dibutuhkan keterlibatan semua pihak, seperti pemerintah, korporasi dan startup untuk bersama membentuk ekosistem digital yang kohesif. Oleh karena itu, pada hari ini Binar Academy menghadirkan Retrospekt! di ICE BSD dengan tema #FailForward yang dimaksudkan untuk menjadi wadah bagi para pakar untuk memulai dialog mengenai pengalaman kegagalannya sehingga bersama mampu berkolaborasi untuk semakin memajukan transformasi digital di Indonesia.

Alamanda Shantika selaku CEO Binar Academy menyatakan bahwa pengalaman yang diperoleh Binar Academy selama 2 tahun berkecimpung dalam bidang pendidikan digital dan memberikan layanan transformasi digital semakin memperkuat hadirnya acara ini untuk mendorong terciptanya kolaborasi. Pentingnya kolaborasi dalam era digital juga pernah dipaparkan dalam riset McKinsey pada tahun 2016 bertajuk “Unlocking Indonesia’s Digital Opportunity” yang menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan swasta sangat diperlukan terutama dalam menaikkan nilai investasi teknologi informatika mulai dari hulu hingga hilir agar kualitas infrastruktur, tingkat penetrasi masyarakat, serta produktivitas kerja semakin meningkat.

“Transformasi digital saat ini sudah menjangkau berbagai bidang dan mendorong lahirnya startup. Akan tetapi kami melihat bahwa potensi besar Indonesia tidak akan dapat dipenuhi secara maksimal tanpa kerjasama antara pemerintah, korporat dan startup,” tutur Alamanda.

Retrospekt! Conference mengangkat beragam topik yang dibahas secara mendalam oleh para pakar dari berbagai jenis industri mulai dari media hingga perbankan. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara pun turut hadir sebagai pembicara dan memaparkan pandangan pemerintah mengenai kondisi transformasi digital saat ini. “Kita semua tentu sudah tahu betapa pesatnya perkembangan digital di Indonesia. Pengguna internet yang semakin bertambah di setiap pelosok negeri hingga melesatnya pertumbuhan startup. Tetapi dibutuhkan kontribusi semua pihak agar manfaat dari transformasi digital dapat dirasakan secara menyeluruh baik melalui kolaborasi maupun peningkatan kualitas pendidikan digital bagi SDM,” ujar Rudiantara.

Kementerian Komunikasi dan Informatika sendiri memiliki program Digital Talent Scholarship yang bertujuan untuk meningkatkan jumlah serta kualitas SDM agar siap mendukung transformasi digital Indonesia. Program ini pun dapat menjadi salah satu sarana di mana pihak korporat, startup, komunitas, dan media dapat berkolaborasi dengan pemerintah. Dengan pengalaman yang dimiliki terutama dibidang digital, para pelaku startup data berbagi ilmu serta keterampilan yang saat ini dibutuhkan SDM. Digital talent pool pun dapat dibentuk dan nantinya dapat membantu kebutuhan talenta para korporat dan startup.

Penyelenggaraan Retrospekt! juga mendapat dukungan dari Tokopedia yang sebelumnya berkolaborasi dalam kegiatan Hack of Thrones dan Sinar Mas Land yang mendukung pembukaan sarana edukasi digital Binar Academy di Digital Hub. “Kami memberikan dukungan terhadap Binar Academy dan Retrospekt! karena kegiatan ini sejalan dengan keinginan kuat dari Sinar Mas Land dalam mendukung Indonesia di era digital ini, terutama dalam mencetak lebih banyak sumber daya manusia Indonesia yang memiliki kompetensi developers kelas dunia sehingga mampu mendorong pengembangan ekonomi digital nasional. Kami berharap sebagai pusat digital talent beberapa Academy seperti Binar Academy, Apple iOS developer, Purwadika IT School, Geeksfarm, Esport training center yang telah hadir di BSD dapat menjawab kebutuhan talent kedepan,” ungkap Irawan Harahap selaku Project Leader Digital Hub Sinar Mas Land.

Pada kesempatan yang sama Priscilla Anais selaku CEO Office Manager Tokopedia pun menyatakan, “Tokopedia sangat menyambut baik diadakannya Retrospekt! dan berharap dapat membuka berbagai kesempatan kolaborasi yang kontributif terhadap ekosistem digital di Indonesia. Sebagai perusahaan teknologi yang tidak pernah berhenti fokus terhadap misi pemerataan ekonomi melalui teknologi, Tokopedia sangat menghargai talenta digital muda yang senantiasa berperan besar dalam kemajuan ekonomi digital Indonesia.”

Selain itu Retrospekt! juga memiliki kegiatan job fair yang diikuti oleh berbagai perusahaan serta startup dari berbagai industri, seperti Tokopedia, Bank BTPN, OVO, Sinar Mas Land, Telkomsigma, Orang Tua Group, dan masih banyak lainnya yang memiliki lowongan pekerjaan di bidang digital dan kreatif. Retrospekt! Job Fair mengusung konsep unik yaitu sistem yang tidak menggunakan kertas sama sekali atau 100% paperless system. Digital Job Fair ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya.


“Mungkin kita sudah banyak mendengar kisah sukses. Akan tetapi, banyak pula pelajaran yang bisa diambil dari kisah mengenai kegagalan, karena bersama-sama kita bisa berkolaborasi demi menemukan solusi-solusi untuk membawa transformasi digital Indonesia selangkah lebih maju. Tidak hanya pemerintah, korporat, dan startup saja, saya berharap talenta digital muda Indonesia semakin terpacu untuk memberikan kontribusinya bagi bangsa ini,” tutup Alamanda. [Lia]




Hasil gambar untuk restoran rempa manado
Yofamedia.com, Jakarta - Sama halnya seperti daerah lain di Nusantara, Manado juga memiliki rahasia dapur yang membuat ragam kulinernya siap memanjakan lidah. Berpikir tentang masakan manado, jangan hanya terfokus pada makanan ekstrem karena segudang rahasia bisa dikulik tanpa membuat bulu roma bergidik.
Seni kuliner dari Sulawesi Utara ini banyak mendapat pengaruh dari Belanda dan Tiongkok sehingga beberapa varian makanan memiliki rasa dan sensasi yang teralkuturasi. Cita rasa sajian khas Manado didominasi rasa sedap, segar, pedas, berbumbu dan beraroma mengundang selera.
Menurut sejarahnya, masyarakat Manado merupakan keturunan dari suku Minahasa yang memiliki filosofi hidup cukup unik. Terutama pada hal-hal yang bersifat menyakitkan seperti halnya ketika menyantap sajian bercita rasa pedas. Rasa sakit yang timbul di lidah ketika mencecap makanan pedas, rupanya mengajarkan masyarakat Manado akan hidup bertoleransi terutama pada hal-hal yang menyakitkan.


Sandra Wullur
Meski rasa pedas menimbulkan rasa yang mungkin tidak enak dan bahkan membuat kapok bagi sebagian orang, tidak untuk masyarakat Manado yang justru semakin menggemari makanan pedas. Sebut saja, sajian ayam woku-woku, rica-rica, sambal roa, sambal dabu-dabu, sambal bakasang, cakalang suwir dan masih banyak lagi.
Kunci kelezatan masakan manado terletak pada pemakaian bahan pangan terbaik yang dikombinasikan dengan berbagai bumbu dan rempah dengan takaran komposisi sempurna. Biasanya resep ini didapatkan secara turun-temurun sehingga cita rasanya tetap terjaga.
Di Jakarta, sudah ada beberapa rumah makan atau restoran yang mengkhususkan diri di bidang kuliner khas Manado. Salah satunya adalah restoran Rempa Manado yang telah berjalan selama lima tahun dan telah memiliki beberapa cabang, baik di Manado sendiri maupun di Jakarta.


“Saya kebetulan berasal dari Tonsea, Manado. Jadi ini merupakan resep turunan dari ibu saya. Karena ibu saya itu pintar memasak, jadi kita bakukan resep-resepnya, sehingga bisa menghasilkan masakan-masakan yang tersaji di restoran Rempa Manado,” ujar Sandra Wullur, pemilik restoran Rempa Manado.
Untuk terus memanjakan lidah para pengunjung, Sandra mengaku selalu memberi inovasi berupa menu terbaru yang disediakan di restorannya.
“Kemarin kita hadirkan brand terbaru kami, namanya “Orange Chicken”. Di samping itu kita juga sudah menyediakan ayam penyet dan ikan bakar khas restoran kami yang tentu saja masih memiliki cita rasa khas Manado,” tambah Sandra.
Sandra berharap, ke depannya, kuliner khas Manado lebih banyak diketahui dan digandrungi oleh masyarakat Indonesia. Untuk itu, ia berencana untuk membuka franchise restorannya bagi masyarakat yang menginginkan.
“Kita sedang persiapkan (franchise-nya), jadi nanti kita bisa buka di mall-mall ataupun di perkantoran,” pungkas Sandra. [Lia]







Yofamedia.com, Jakarta - Bertempat di Restoran Rempa Manado Jakarta Selatan para Kawanua menggelar press conference yang dihadiri oleh Greetty Tielman selaku Ketua Panitia, Jodie Wenas selaku Sekretaris Panitia dan para anggota Kawanua lainnya, untuk mengumumkan detail acara Deklarasi dukungan untuk pasangan Ir. Joko Widodo dan KH. Ma'ruf Amin, yang akan dilaksanakan pada tanggal 24 Maret 2019 di LiveSpace SCBD.

Kami adalah warga masyarakat yang berdarah Kawanua (Sulawesi Utara), yang secara bersama-sama telah bersepakat. Kesepakatan kami adalah berSATU Tekad, berSATU Keyakinan dan berSATU Pilihan.

Dalam hal ini, wujud konkrit kami adalah kesepakatan bertekad bulat hanya memilih yang Terbaik. Dengan keyakinan kuat kami bahwa memang pasangan calon pemimpin kami inilah, yang dapat membuat negeri tercinta ini menjadi lebih baik lagi. Dan begitulah, pilihan kami memang pada pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia 2019-2024, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin. Tekad, Keyakinan atas Pilihan tersebut, kami ingin gaungkan sehingga berbunyi nyaring ke seluruh penjuru Nusantara. Bahkan ke seluruh Dunia. Dan akan turut menggugah Rakyat indonesia untuk bersama-sama berSATU pilihan.

Kami akan menggelar acara Deklarasi sebagai pernyataan sikap tegas kami untuk memilih pasangan pemimpin bangsa Indonesia yang terbaik. Deklarasi tersebut ingin kami suarakan dengan dukungan warga berdarah Kawanua. Teristimewa yang berdomisili di seputaran Jabodetabek.


Delarasi Torang Kawanua Jokowi - Amin (TKJA) akan diadakan pada Minggu siang 24 Maret 2019, mulai jam 13.00 wib. Dengan mengambil tempat di LiveSpace, Lot 8 - SCBD, Jakarta.

Menurut rencana, dalam acara tersebut akan dihadiri pula aleh tokoh-tokoh nasional, bahkan internasional, yang berdarah Kawanua. Mereka adalah tokoh dari berbagai bidang.

Untuk lebih memeriahkan acara Deklarasi TKJA tersebut, kami juga akan menggelar Festival Seni Budaya Milenial Kawanua. Yang memang bertujuan menarik kepedulian kaum milenial Kawanua, agar lebih memahami seni budaya leluhur mereka. Sekaligus mencintai keelokan seni budaya Nusantara. Dan kelak membuat mereka bangga sebagai bagian dari bangsa
Indonesia. Tentu saja tak lupa, mengajak mereka untuk ikut memilih hanya pasangan pemimpin bangsanya yang terbaik.

Besar harapan kami, pasangan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin dapat terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden
Republik Indonesia untuk periode 2019 hingga 2024. Semoga doa dan sinergi yang telah diSATUkan dan menyatukan seluruh warga Indonesia lainnya, mendapatkan restu dari Tuhan Yang Maha Esa. [Lia]



Diberdayakan oleh Blogger.